Peduli Covid-19, Muhammadiyah Bali Bagikan Nasi Bungkus ke Pengguna Jalan

0
321
Peduli Covid-19, Muhammadiyah Bali Bagikan Nasi Bungkus ke Pengguna Jalan
Anggota Kokam Pemuda Muhammadiyah sedang membagikan nasi bungkus ke pengguna jalan.
Bagikan Berita Ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

DENPASAR (TEROPONGMETRO) – Muhammadiyah sebgai ormas Islam terbesar di Indonesia meluncurkan program ‘Makan Siang Bersama Muhammadiyah’. Banyak cara untuk berkontribusi di tengah pandemi Virus Corona (COVID-19) yang melanda Indonesia. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Muhammadiyah Bali.

BACA JUGA: Jumlah Orang Yang Dikubur Naik di Jakarta, Anies Duga Ada Data COVID Yang Disembunyikan

Muhammadiyah Bali membagikan ratusan paket nasi bungkus secara gratis kepada pengguna jalan. Kegiatan bagi-bagi nasi bungkus gratis itu dilakukan di depan sekretariat mereka di Jalan Imam Bonjol, Denpasar.

“Kegiatan ini dikomandani oleh Ketua Muhammadiyah COVID-19 Comman Center (MCCC), dr Taha. Hari ini kegiatan awal, kami membagikan 200 paket nasi bungkus kepada pengguna jalan,” kata Ketua Pemuda Muhammadiyah Bali, M Syobri, Sabtu (4/4/20)

BACA JUGA: Tewas Kecelakaan Tunggal, Wakil Jaksa Agung Ikut Rapat Penelusuran Korupsi Jiwasraya di DPR Januari Lalu

Ia menambahkan bahwa sasaran kegiatan ini, adalah mereka-mereka yang terpaksa bekerja di luar rumah. “Sasaran kegiatan ini adalah pekerja jalanan,” paparnya.

Meski membagikan makanan gratis kepada warga yang melintas, Syobri memastikan jika kegiatan ini tetap memperhatikan protokol kesehatan penanggulangan COVID-19 sebagaiman ditetapkan pemerintah.

“Sedapat mungkin kami hindari kerumunan. Petugas yang membagikan paket makan siang pun diatur betul jaraknya dan kami bekali dengan APD (Alat Pelindung Diri) seperti masker, hand sanitizer dan sarung tangan,” pungkasnya.

BACA JUGA: Office Boy DPR yang Bertugas Dekat Ruang Puan Maharani Positif Corona

Sementara itu, Pimpinan Muhammadiyah Bali, Ustadz Khairudin Usman mengatakan selain memiliki nilai amal yang besar, berbagi di tengah situasi bencana merupakan spririt yang mendasari pergerakan Muhammadiyah.

“Di saat pemerintah memberlakukan kebijakan pembatasan sosial berskala besar, warga mematuhinya dengan tetap tinggal di rumah. Banyak warung dan toko yang tutup. Sementara mereka yang tetap bekerja di jalan kesulitan mencari warung makan. Muhammadiyah, hadir mengisi celah kosong tersebut,” ungkapnya.

BACA JUGA: Di Jakarta Sudah 1.071 Orang Terjangkit Covid-19, 98 Meninggal Dunia

Selain membagikan paket makan siang gratis, ada program lain yang diinisiasi Muhammadiyah di antaranya pembagian sembako kepada korban COVID-19 dan penyemprotan disinfektan di masjid-masjid yang tersebar di Bali.(up/tm)


Bagikan Berita Ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here