IDI Ingatkan Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Hari Raya Idul Fitri

1914
1692
IDI Ingatkan Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Hari Raya Idul Fitri
Wakil Ketua Umum PB IDI dr Adib Khumaidi.
Bagikan Berita Ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAKARTA (TEROPONGMETRO) – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengingatkan semua pihak untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya lonjakan kasus Covid-19 pasca Hari Raya Idulfitri. Hal itu bisa terjadi sebab, masih banyak masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan selama merayakan Lebaran.

BACA JUGA: Larang Salat Eid Berjemaah Di Masjid, Kepala Desa Dikeroyok Warganya

“Kita masih lihat masyarakat yang ritualnya lebih didahulukan daripada apa yang sudah diimbau pemerintah. Kondisi seperti ini bakal mempersulit dan memperlama kita dalam mengatasi virus ini,” kata Wakil Ketua Umum PB IDI dr Adib Khumaidi, Senin (25/5).

Masa inkubasi virus corona sekitar dua pekan, maka setidaknya dua pekan setelah Lebaran sudah harus ada hasil evaluasinya, sehingga bisa disusun kebijakan lebih lanjut.

BACA JUGA: Waspada, Jumlah OTG Terus Meningkat

Menurut Adib, perayaan lebaran tanpa mengikuti protokol kesehatan akan memunculkan klaster baru kasus Covid-19 dan tentu peningkatan kasus baru.

Dia juga mengingatkan potensi lonjakan kasus di Jakarta karena arus balik pemudik dari daerah. Padahal dalam beberapa waktu terakhir sudah terjadi penurunan angka penularan di ibu kota.

“Jakarta sebenarnya sudah bagus ini karena angka reproduksi (R) sudah sekitar 1,1 atau di atas satu sedikitlah. Artinya penambahan kasus baru di Jakarta sudah menurun. Tapi itu harus dievaluasi lagi saat lebaran dan pasca-Lebaran di mana kita akan menghadapi arus balik mudik,” ujar dia.

BACA JUGA: Remisi khusus Idul Fitri 2020, Diberikan Kepada 735 Narapidana di Bali

Adib mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mewajibkan masyarakat untuk mengantongi Surat Izin Keluar-Masuk (SKIM) jika ingin datang ke ibu kota. Ia juga berharap agar pemerintah daerah tempat asal pemudik untuk melakukan hal serupa, sehingga arus balik bisa diredam.(ra/tm)


Bagikan Berita Ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  


Comments are closed.